Teknik Menulis CV Dosen Kedokteran Yang Jitu Dan Unik

Buat resume saya

  • 1. Pilih templat favorit kamu

  • 2. Gunakan contoh yang sudah kami siapkan

  • 3. Dapatkan bimbingan langkah demi langkah

Banyak orang berkata kalau profesi mengajar adalah profesi yang sangat mulia. Ini karena para pengajar lah yang membina kunci masa depan bangsa, yaitu para anak - anak muda. Dari semua jenis guru dan pengajar, profesi dosen bisa dianggap sebagai yang paling bergengsi, karena dosen - dosen mengajar mata pelajaran sulit di perguruan tinggi.

Peringkat rata-rata untuk template ini

5.0
Dari 1 ulasan pelanggan

Tiap dosen tentu saja memiliki bidang khusus masing – masing, tapi yang akan kita bahas hari ini adalah dosen kedokteran. Ilmu kedokteran merupakan salah satu mata pelajaran yang paling susah untuk dipelajari, maka karena itu dosen jurusan ini perlu lihai dalam mengajar. Tidak heran juga mengapa gaji dosen fakultas kedokteran bisa mencapai 25 juta Rupiah per bulannya, terutama di universitas – universitas swasta.

Eittss, tapi jangan tergiur dulu oleh prospek gaji tersebut. Mendapatkan pekerjaan sebagai dosen kedokteran tidak mudah karena pengalaman dan skill yang dibutuhkan sangat tinggi. Selain itu, kamu juga harus bisa menunjukkan pengalaman dan skill tersebut di dalam CV secara efektif agar dapat membedakan diri dari pelamar kerja lain.

Asisten dosen CV

Di dalam panduan ini, kami akan mengajarkan kamu cara menulis resume untuk melamar lowongan kerja dosen kedokteran. Kami juga akan memberi contoh CV yang menarik, serta tips dan trik agar lamaran kamu bisa lebih bagus. Ayo baca sampai selesai!

Daftar isi

Contoh CV Dosen Kedokteran Menarik

Ada sejumlah komponen yang perlu Anda masukkan ke dalam CV dosen jurusan dokter Anda, termasuk riwayat pendidikan, pengalaman kerja, skill yang dimiliki, data diri, ringkasan CV, dan lain – lain.

Berikut ini contoh resume dosen kedokteran yang baik:

MUHAMMAD DIMAS WAHYUNI

PROFESSOR OF MEDICINE

(+62) 123456789
Jalan Astra Angkasa Purnama No. 77 Blok G, Jakarta Timur, 12750
Fajarsurya10@gmail.com
Linkedin.com/in/fajarsurya10
20 Desember 1970

Tentang Saya
Seorang dosen kedokteran yang handal dan memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman kerja. Memiliki beberapa skill yang bisa membantu meningkatkan efektifitas mengajar, termasuk teknik kinesthetic teaching, perancangan kurikulum, serta manajemen kelas. Berhasil meningkatkan persentase kelulusan di tempat kerja terakhir sebesar 10%. Sedang mencari kesempatan mengajar di salah satu universitas ternama di Indonesia.

Pengalaman Profesional
Dosen Jurusan Kedokteran
University of California Los Angeles Campus
Juli 2008 – Januari 2023

  • Meningkatkan persentase kelulusan siswa sebesar 10%
  • Mengurangi jumlah kejadian mencontek saat ujian sebanyak 20% dengan menggunakan kamera CCTV tambahan untuk memantau
  • Memperoleh penghargaan Professor of the Year pada tahun 2012, 2017, dan 2019
  • Membuat berbagai presentasi menarik yang membantu meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa

Dosen Jurusan Kedokteran
Fakultas Kedokteran Universtias Pelita Harapan
September 2002 – Juni 2008

  • Meningkatkan nilai rata – rata siswa sebesar 15% menggunakan kinesthetic teaching
  • Merancang kurikulum yang mendalami bidang kedokteran
  • Mendapatkan rating 4.9 / 5.0 dari mahasiswa – mahasiswa yang pernah dibimbing
  • Mengurangi jumlah murid yang gagal ujian sebesar 20% dengan memberikan les privat

Pendidikan
University of New York, 1998 – 2002
Doctor of Medicine

  • Melakukan magang di beberapa klinik ternama

University of Washington State, 1992 – 1996
Masters in Medicinal Sciences
IPK 3.8/4.0

  • Menjabat sebagai wakil ketua PPI cabang Amerika Serikat di tahun 1995 – 1996

Universitas Indonesia, 1988 – 1992
Sarjana Kedokteran
IPK 3.9/4.0

  • Mengikuti lomba debat nasional (1991)

Skill

  • Kinesthetic Teaching
  • Manajemen kelas
  • Perancangan kurikulum
  • Pembuatan presentasi
  • Ilmu Penyakit
  • Kesabaran
  • Komunikasi
  • Manajemen waktu
  • Critical thinking

Sertifikasi

  • Training to Teach in Medicine, Harvard University – 2005
  • Certified Clinical Medical Assistant (CCMA) – 2008

Bahasa

  • Bahasa Jawa (Native)
  • Bahasa Indonesia (Fluent)
  • Bahasa Inggris (Fluent)
  • Bahasa Jerman (Intermediate)

Kamu tertarik dengan profesi lain? Klik aja link ini buat liat panduan kami yang lain!

Cara Menulis CV Dosen Kedokteran Dari Awal

Menulis resume yang bisa memisahkan kamu dari pelamar kerja lain bukan suatu hal yang sederhana. Pasalnya, kamu perlu menggarisbawahi kelebihan kamu, tapi CV nya tidak boleh terlalu panjang. Nah, sebelum kamu mulai menulis, ayo kita pelajari dulu bagian – bagian yang biasanya ditemukan di dalam CV:

  • Judul – di dalam bagian ini, kamu perlu menulis info pribadi agar bisa dihubungi HRD dengan mudah nantinya
  • Ringkasan CV –  di sini, kamu akan merangkum konten resume dosen kedokteran kamu ke dalam satu paragraf yang menarik
  • Pengalaman Kerja – kamu harus menulis pengalaman kerja relevan apa saja yang kami miliki
  • Edukasi – untuk menjadi dosen kedokteran tentu saja kamu sendiri perlu pintar, jadi riwayat pendidikan itu sangat penting untuk ditulis
  • Skill / Keterampilan – di dalam sini kamu harus menulis skill relevan apa saja yang kamu kuasai
  • Informasi Tambahan Lain – kamu bisa memisahkan diri dari pelamar kerja lain dengan menulis info tambahan yang relevan dan menarik perhatian

Format CV Yang Ideal

Sebelum kamu mulai memikirkan isi CV, kamu perlu memperhatikan estetika lamaran kamu. Penampilan CV dosen kedokteran kamu itu sangat penting agar bisa memberi kesan pertama yang bagus. Nah, supaya Curriculum Vitae kamu kelihatannya cantik dan menarik, ada dua hal yang harus diatur.

Asisten dosen CV

Yang pertama itu format. Format penulisan itu sangat krusial karena akan menentukan seberapa ‘enak’ CV kamu untuk dibaca. Ada 6 tipe format yang bisa kamu optimalkan:

  • Jenis Font Menulis – ada ratusan jenis font yang bisa kamu pilih, dan selera masing – masing orang tentu saja beda. Yang penting itu kamu memilih jenis font yang simple dan mudah buat dibaca, seperti Arial atau Helvetica.
  • Bentuk File – bentuk file PDF adalah yang paling optimal untuk mengirim dokumen. Ini karena PDF sangat mudah untuk dikirim dan diterima tanpa adanya teks yang teracak.
  • Ukuran Font Menulis – ukuran font kamu harus pas ya supaya gampang dibaca tapi juga tidak membuat CV jadi panjang. Biasanya, para pelamar kerja memakai ukuran font 12 pt untuk teks biasa, dan 14 pt untuk teks header.
  • Jarak Antar Baris – jarak antar baris itu sering dianggap remeh, tapi ternyata penting loh. Kamu harus pakai jarak antar baris sekitar 1.25 pt supaya teks gampang buat dibaca
  • Margin Halaman – margin tidak kalah penting, karena penggunaan margin yang benar bisa sangat efektif dalam membuat curriculum vitae terlihat rapi.
  • Panjang CV – setiap harinya, ada puluhan atau bahkan ratusan lamaran kerja yang diterima HRD. Jadi, kalau CV kamu kepanjangan, sangat mungkin file kamu malah tidak akan dibaca sama sekali. Jadi pastiin ya resume kamu itu 1 halaman A4 saja!
📌 Tips: Hal terpenting saat mengatur format tulis itu memastikan kalau format yang digunakan sudah konsisten di seluruh dokumen!

Struktur Paling Baik

Selain format tulis, ada juga yang namanya struktur atau tata letak CV. Struktur CV ada 3 jenis utama yang paling sering digunakan, yaitu:

  • Struktur Fungsional – di dalam sebuah CV berstruktur fungsional, pengalaman kerja kandidat tidak begitu disorot. Malahan, informasi lain seperti skill dan sertifikasi yang malah lebih disorot. Ini lah alasan kenapa jenis tata letak fungsional sangat populer di kalangan anak – anak fresh grad.
  • Struktur Kronologis – kalau kamu seorang pekerja profesional yang sudah memiliki riwayat pengalaman kerja panjang, sebaiknya kamu pilih tata letak yang satu ini. Tata letak kronologis adalah dimana kamu menulis pengalaman – pengalaman kerja dalam urutan terbaru sampai terlama, seperti pada contoh resume di atas. Alasan menggunakan tata letak ini supaya kamu bisa menekankan kalau kamu sudah memiliki jam terbang yang tinggi.
  • Struktur Mixed – tata letak yang satu ini menggabungkan karakteristik kedua tata letak diatas. Jadi, kalian yang bimbang mau pilih tata letak apa bisa memilih yang ini saja.
📌 Tips: Kamu tidak usah khawatir, tidak ada struktur yang salah. Utamakan saja memilih tata letak yang paling optimal untuk keperluan kamu.

Pahami Dulu Apa Itu Applicant Tracking System (ATS)

Di jaman modern ini, mayoritas perusahaan dan HRD di luar sana tidak menyortir lamaran kerja dengan manual. Mereka menggunakan sebuah software sistem otomatis bernama Applicant Tracking System, atau yang lebih sering disapa sebagai ATS.

Sistem ATS menggunakan kata – kata kunci yang muncul di resume untuk memisah CV ke berbagai kategori. Nah, jadi kalau kamu mau disortir ke dalam kategori CV yang bakal dibaca petugas HRD, pastikan resume dosen kedokteran kamu memiliki kata – kata kunci yang relevan.

Bagaimana cara tahu apa saja kata kunci yang relevan? Kamu bisa melihat nya di deskripsi tugas yang biasa tertulis di iklan lowongan. Pastikan juga curriculum vitae kamu bebas typo, karena ATS bersifat otomatis.

Cara Membuat Judul CV Yang Menarik Perhatian

Bagian resume pertama yang kamu perlu tulis yaitu judul. Judul, atau yang disebut header di bahasa Inggris, berisi info – info pribadi kamu. Nantinya HRD akan menggunakan info yang ada di judul CV untuk menghubungi kamu kalau sudah lulus ke tahap interview.

Asisten dosen CV

Jadi apa aja sih info yang ada di dalam judul? Yok simak berikut ini:

  • Nama lengkap kamu sesuai KTP
  • Posisi yang kamu mau lamar
  • Nomor telepon yang bisa dihubungi
  • Alamat tempat tinggal saat ini
  • Alamat email aktif
  • Link halaman Linkedin kamu
  • Tanggal lahir (bersifat opsional)
📌 Tips: Hindari menulis informasi yang tidak relevan untuk melamar kerja, contohnya seperti jenis kelamin, agama, dan status pernikahan.

Nah, penasaran kan perbedaan judul cv yang baik dan yang buruk apa aja? Yok lihat di bawah ini:

Benar

MUHAMMAD DIMAS WAHYUNI

PROFESSOR OF MEDICINE

(+62) 123456789
Jalan Astra Angkasa Purnama No. 77 Blok G, Jakarta Timur, 12750
Fajarsurya10@gmail.com
Linkedin.com/in/fajarsurya10
20 Desember 1970

Salah

Muhammad D. Wahyuni
08123456789
Jakarta Timur
Fajarsurya87584938748910@gmail.com
Sudah menikah

Sekarang coba perhatikan kedua contoh di atas. Beda sekali ya? Contoh pertama terlihat ‘menonjol’ dan menarik perhatian, namun tetap rapi. Informasi yang ada di dalam juga lengkap.

Sangat beda dengan contoh kedua, yang format tulisannya kurang efektif dan terdapat banyak informasi yang kurang lengkap atau tidak relevan. Email yang ditulis di contoh kedua juga terlalu panjang; HRD bisa saja salah ketik saat nanti mau meng-email kamu loh!

Apakah Perlu Melampirkan Foto?

Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanya oleh para pelamar kerja adalah apakah perlu mencantumkan foto.

Jawabannya: tergantung.

Ada beberapa perusahaan yang mengharuskan pelamar melampirkan foto di CV, ada juga yang tidak perlu. Kamu bisa mengecek persyaratan ini di iklan lowongan atau dengan menghubungi pihak HRD.

Kalau tempat kamu ingin melamar kerja minta untuk melampirkan foto di curriculum vitae, pastikan kamu mengikuti panduan berikut:

  • Gunakan foto dengan latar belakang polos, idealnya warna putih, biru, atau merah
  • Ambil foto di studio profesional yang memiliki lighting dan kamera yang bagus
  • Saat foto, gunakan pakaian formal seperti kemeja atau jas
  • Jangan menggunakan aksesoris apapun yang menutup muka, seperti kacamata atau masker
  • Saat mengirim foto, gunakan ukuran 4 x 6 untuk print atau 300 dpi untuk CV elektronik

Teknik Menulis Bagian Pengalaman Kerja Yang Efektif

Dari semua informasi yang perlu kamu masukkan ke dalam curriculum vitae dosen kedokteran kamu, yang paling penting itu adalah pengalaman kerja. HRD sangat suka kandidat yang kaya pengalaman, karena berarti tidak perlu membuang uang dan waktu untuk memberi pelatihan.

Kalau kamu memang sudah memiliki pengalaman kerja bertahun – tahun, kami sarankan untuk menggunakan struktur kronologis yang tadi sudah dibahas. Dengan begitu petugas HRD yang nanti membaca akan dengan cepat tahu kalau kamu sudah berpengalaman.

Asisten dosen CV

Lalu, apa saja detail yang diperlukan di bagian ini?:

  • Jabatan yang kamu dulu pegang
  • Nama tempat perusahaan kamu dulu kerja
  • Jangka waktu / periode bekerja
  • Penjelasan tanggung jawab yang dulu dipegang atau prestasi yang diraih, secara terperinci
📌 Tips: Jelaskan tugas dan prestasi menggunakan bullet poin agar mudah dicerna pembaca.

Supaya kamu lebih mengerti cara menulis komponen yang penting ini, ayo kita bandingkan contoh baik dan buruk di bawah:

Benar
Pengalaman Profesional
Dosen Jurusan Kedokteran
University of California Los Angeles Campus
Juli 2008 – Januari 2023

  • Meningkatkan persentase kelulusan siswa sebesar 10%
  • Mengurangi jumlah kejadian mencontek saat ujian sebanyak 20% dengan menggunakan kamera CCTV tambahan untuk memantau
  • Memperoleh penghargaan Professor of the Year pada tahun 2012, 2017, dan 2019
  • Membuat berbagai presentasi menarik yang membantu meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa

Dosen Jurusan Kedokteran
Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan
September 2002 – Juni 2008

  • Meningkatkan nilai rata – rata siswa sebesar 15% menggunakan kinesthetic teaching
  • Merancang kurikulum yang mendalami bidang kedokteran
  • Mendapatkan rating 4.9 / 5.0 dari mahasiswa – mahasiswa yang pernah dibimbing
  • Mengurangi jumlah murid yang gagal ujian sebesar 20% dengan memberikan les privat
Salah
Pengalaman Profesional
Dosen
Los Angeles
2008 – 2023

Berhasil meningkatkan performa mahasiswa dengan menggunakan teknik belajar baru. Berhasil dapat penghargaan juga.

Dosen
UPH
2002 – 2008

Mahasiswa sangat puas dengan metode mengajar saya, alhasil nilai mereka banyak yang naik.

Pada contoh yang betul, kamu bisa lihat kalau penulisannya sangat rapi. Semua informasi lengkap, dan deskripsi tugas serta prestasi ditulis menggunakan bullet poin.

Beda hal nya dengan contoh kedua yang terlihat ditulis secara malas – malasan. Format tulisnya tidak terlihat menarik, informasinya banyak yang tidak komplit, dan penjelasan tugas dan prestasi menggunakan bentuk paragraf. Jangan kamu ikuti ya!

📌 Tips: Saat kamu menjelaskan pencapaian dan tugas, harap gunakan data numerik agar bisa dinilai HRD dengan lebih baik.

Tambah Riwayat Pendidikan Kamu Dengan Baik

Untuk menjadi dosen fakultas kedokteran, tentu saja salah satu persyaratan utama adalah memiliki latar belakang pendidikan yang memadai. Bagaimana bisa kamu mengajar anak – anak muda kalau kamu sendiri tidak memiliki ilmu yang diperlukan?

Asisten dosen CV

Oleh karena itu, kamu harus menunjukkan ke HRD kalau edukasi yang kamu tempuhi sudah cukup dengan menulis riwayatnya di dalam resume dosen kedokteran kamu. Di dalam komponen satu ini, ada beberapa hal krusial yang mesti ditulis:

  • Nama perguruan tinggi / universitas
  • Tahun kamu belajar
  • Jurusan yang kamu ambil
  • Prestasi yang berhasil kamu capai selama masa studi

Di bawah ini adalah contoh penulis riwayat edukasi yang bagus:

Pendidikan
University of New York, 1998 – 2002
Doctor of Medicine

  • Melakukan kerja sukarelawan saat kejadian 911 di 2001

University of Washington State, 1992 – 1996
Masters in Medicinal Sciences
IPK 3.8/4.0

  • Menjabat sebagai wakil ketua PPI cabang Amerika Serikat di tahun 1995 – 1996

Universitas Indonesia, 1988 – 1992
Sarjana Kedokteran
IPK 3.9/4.0

  • Mengikuti lomba debat nasional (1991)

Jangan Lupa Menulis Skill Yang Relevan

Satu lagi komponen penting yang mesti ada di resume dosen kedokteran kamu adalah bagian skill, atau yang bahasa Indonesianya adalah keterampilan. Untuk menjadi dosen pengajar yang efektif, kamu tentu saja perlu menguasai berbagai teknik belajar serta memiliki karakter yang tepat.

Jadi, kamu harus menunjukkan kalau kamu orang yang paling pas untuk lowongan tersebut dengan menulis hard skill dan soft skill yang kamu punya. Berikut ini telah kami sediakan sejumlah soft dan hard skill relevan yang paling dicari untuk posisi dosen jurusan kedokteran:

Hard Skill

  • Kinesthetic Teaching
  • Manajemen kelas
  • Perancangan kurikulum
  • Pembuatan presentasi
  • Ilmu kedokteran

Soft Skill

  • Kesabaran
  • Komunikasi
  • Manajemen waktu
  • Critical thinking
  • Kepemimpinan
  • Mengorganisir
  • Kreatif
📌 Tips: Idealnya, kamu hanya menulis skill – skill yang kamu benar punya. Dalam kata lain, jangan berbohong!

Buatlah Ringkasan CV Yang Memukau

Seperti yang sudah kami sebut, sebuah perusahaan akan menerima banyak sekali lamaran kerja setiap harinya. Waktu para petugas HRD itu terbatas, jadi tidak semua CV bisa mereka baca secara penuh.

Nah, untuk mengatasi masalah ini, kamu harus bisa menggunakan bagian ringkasan CV atau yang sering juga disebut bagian Summary. Di dalam paragraf pendek ini, kamu harus menulis informasi – informasi terpenting yang ada di dalam CV kamu.

Asisten dosen CV

Ini bisa saja termasuk hal – hal seperti pengalaman kerja terakhir kamu, prestasi kami yang paling hebat, skill kamu yang paling unik, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa menulis alasan kamu melamar ke tempat tersebut, dan mengapa kamu lebih baik dari pada kandidat – kandidat lainnya.

Masih kebingungan bagaimana cara menulis sebuah paragraf CV Summary yang singkat tapi efektif? Ayo baca saja contoh berikut:

Tentang Saya
Seorang dosen kedokteran yang handal dan memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman kerja. Memiliki beberapa skill yang bisa membantu meningkatkan efektifitas mengajar, termasuk teknik kinesthetic teaching, perancangan kurikulum, serta manajemen kelas. Berhasil meningkatkan persentase kelulusan di tempat kerja terakhir sebesar 10%. Sedang mencari kesempatan mengajar di salah satu universitas ternama di Indonesia.
📌 Tips: Ingat! Tujuan ringkasan CV adalah untuk memberi informasi yang banyak namun secara singkat dan jelas. Jadi, pastikan paragraf kamu tidak lebih dari 4 kalimat!

Tulis Informasi Ekstra Sebagai Tambahan

Selain metode – metode yang sudah dibahas di atas, apakah ada lagi cara untuk membedakan diri dari pelamar kerja lain?

Tentu saja ada!

Salah satu cara paling efektif untuk menarik perhatian HRD adalah dengan menambah informasi – informasi ekstra. Ini merupakan hal – hal relevan yang tidak perlu ditulis, namun bisa meningkatkan nilai kamu sebagai seorang kandidat. Jenis – jenis informasi tambahan ada sebagai berikut:

  • Sertifikat
  • Publikasi
  • Konferensi
  • Bahasa
  • Hobi / Minat
  • Dan lain – lain

Cara menulis informasi tambahan di dalam resume dosen kedokteran itu cukup mudah. Silahkan simak contoh berikut:

Sertifikasi

  • Training to Teach in Medicine, Harvard University – 2005
  • Certified Clinical Medical Assistant (CCMA) – 2008

Bahasa

  • Bahasa Jawa (Native)
  • Bahasa Indonesia (Fluent)
  • Bahasa Inggris (Fluent)

Bahasa Jerman (Intermediate)

Asisten dosen CV

Tips Dan Trik Untuk Melamar Posisi Dosen Kedokteran

Diluar teknik – teknik merancang CV yang sudah kita bahasa, ada beberapa trik lainnya loh yang bisa meningkatkan peluang Anda untuk dipanggil wawancara:

  • Tulis CV menggunakan bahasa Inggris saat melamar ke universitas luar negeri
  • Kirim resume di hari senin atau selasa agar pasti dibaca HRD; kalau CV dikirim saat hari libur atau weekend, ada kemungkinan dokumen nya hilang atau email kamu tenggelam
  • Gunakan software pengecek ejaan dan tata bahasa; ini sangat penting karena CV yang penuh typo sangat terlihat kurang profesional
  • Saat memilih template curriculum vitae, gunakan template yang sederhana namun terlihat profesional; hindari template yang terlalu ‘ramai’ atau warna – warni

Rangkuman Panduan

  • Pastikan format tulis diterapkan secara konsisten di seluruh teks
  • Hindari berbohong di dalam CV
  • Jelaskan pengalaman kerja Anda secara detail menggunakan dukungan data numerik
  • Jangan menulis summary CV yang terlalu panjang
  • Jangan lupa mencantumkan foto di CV kalau diminta oleh HRD

Surat Lamaran Kerja – Dokumen Penting Untuk Melamar Kerja

Sehabis kamu menulis curriculum vitae dosen kedokteran kamu, kami sarankan untuk langsung mulai membuat cover letter, atau yang bisa juga disebut surat lamaran pekerjaan.

Surat yang satu ini dianggap sama pentingnya dengan resume, karena inilah dimana kamu akan menggarisbawahi alasan kamu ingin gabung dengan perusahaan / universitas tersebut, dan mengapa kamu cocok untuk mengisi posisi yang dilamar. Sebab itu, pastikan kamu membuatnya dengan serius ya!

FAQ

Bagaimana Cara Mencari Lowongan Dosen Fakultas Kedokteran?

Jaman sekarang, mencari lowongan itu sudah sangat mudah. Kamu bisa menggunakan website pencarian seperti Bing atau Google untuk mencari lowongan di kota pilihan. Selain itu, ada banyak sekali situs khusus melamar kerja seperti Jobstreet dan GlassDoor yang bisa kamu pakai untuk mencari lowongan yang pas buat kamu.

Selain Resume, Ada Apa Lagi Dokumen Yang Harus Dikirim?

Diluar Curriculum Vitae, ada beberapa dokumen krusial lain yang harus kamu kirim juga. Daftar dokumen yang diperlukan tentu saja akan berbeda – beda antar perusahaan, jadi silahkan baca iklan lowongan atau kontak HRD untuk informasi yang lebih jelas.

Namun, secara garis besar dokumen – dokumen yang biasa diminta termasuk surat lamaran kerja (cover letter), fotokopi KTP, fotokopi ijazah sekolah / kuliah, SKCK, dan lain sebagainya.

Mau Menggunakan Template CV Yang Estetik? Klik Aja Di Sini!